Latest News

15 Manfaat Vitamin E untuk Ibu Hamil dan Melahirkan

Vitamin E sangat bermanfaat bagi kulit. Sebut saja, mulai dari mencegah kulit kering hingga mencegah munculnya keriput. Tidak berhenti sampai di situ, vitamin E yang merupakan antioksidan kuat yang larut dalam lemak, juga sangat baik dalam memerangi racun untuk meremajakan kulit dan menjaga kesehatan secara keseluruhan. Itulah sebabnya vitamin E sangat baik untuk wanita hamil dan ibu yang baru saja melahirkan.

Baca juga: Apa Dampak Kekurangan Vitamin C pada Wanita Hamil?

Manfaat Vitamin E untuk Hamil dan Melahirkan Baru

Tidak sulit untuk mendapatkan vitamin E. Vitamin E dapat ditemukan dalam minyak zaitun, minyak kelapa, alpukat, kacang-kacangan, biji bunga matahari, biji-bijian utuh, dan sayuran. Kandungan nutrisi dalam vitamin E sangat baik untuk meningkatkan imunitas, mengendalikan gula darah, meningkatkan sirkulasi darah, menjaga kesehatan jantung, dan menjaga kesehatan mata.

Konsumsi vitamin E selama kehamilan bisa sangat bermanfaat bagi ibu hamil, bahkan juga bermanfaat bagi ibu setelah melahirkan. Meski begitu, ibu tetap harus memperhatikan batas asupan vitamin E yang disarankan, yaitu 15 mg untuk wanita hamil dan 19 mg untuk ibu menyusui. Dan, akan lebih baik jika ibu mengonsumsi vitamin E dalam bentuk alami atau terkandung dalam makanan dan minyak. Penggunaan vitamin E dalam bentuk topikal masih dianggap aman, tetapi Anda harus tetap memperhatikan saran dokter Anda dan batas harian yang disarankan.

Penggunaan Vitamin E Selama dan Setelah Kehamilan

Seperti yang disebutkan sebelumnya, vitamin E tidak hanya dapat dikonsumsi, tetapi juga dapat digunakan secara topikal atau topikal. Untuk lebih jelasnya, berikut adalah beberapa cara untuk menggunakan vitamin E selama dan setelah kehamilan.

1. Oleskan minyak yang kaya akan vitamin E, seperti minyak kelapa, di perut dan paha. Ini dapat meningkatkan kelembaban dan elastisitas kulit, serta mencegah atau mengurangi stretch mark.

2. Tambahkan vitamin E ke rejimen perawatan kulit untuk melawan jerawat dan eksim. Ibu juga dapat mengganti produk perawatan kulit dengan minyak vitamin E atau membuat campuran Anda sendiri dengan minyak vitamin E dan minyak esensial lavender. Campuran ini sangat efektif dalam menenangkan semua peradangan dan kemerahan, yang berhubungan dengan jerawat selama kehamilan.

3. Tambahkan biji bunga matahari ke yogurt saat sarapan atau konsumsilah segenggam almond sebagai camilan di siang hari. Beberapa ahli berpendapat bahwa vitamin E sangat baik dalam mencegah pre-eklampsia.

4. Gunakan minyak vitamin E untuk memijat lembut area wajah. Isinya dapat mengurangi masalah topeng kehamilan, yaitu perubahan warna kulit yang terjadi selama kehamilan. Masker kehamilan terjadi karena lonjakan hormon estrogen yang merangsang produksi kelebihan melanin, sehingga menyebabkan hiperpigmentasi. Oleskan minyak vitamin E ke wajah di malam hari sebelum tidur untuk membantu kulit beregenerasi di malam hari, lalu bilas keesokan paginya setelah ibu bangun.

5. Buat mentega almond untuk roti panggang sarapan atau gunakan 1 sendok makan minyak bunga matahari untuk menumis bayam sebagai lauk untuk makan siang. Jika dikonsumsi dalam jumlah yang cukup, minyak vitamin E telah terbukti membantu menjaga kadar gula darah, sehingga mencegah ibu dari risiko diabetes gestasional.

Baca juga: Ketahui Diabetes Kehamilan dan Pengaruhnya terhadap Janin

6. Meskipun cara terbaik untuk mengatasi kulit dehidrasi adalah dengan minum air, menambahkan minyak vitamin E ke dalam rutinitas perawatan kulit harian Anda juga dapat membantu memulihkan dan melembabkan kulit selama kehamilan.

7. Jika ibu memiliki kulit kering, kondisi ini bisa memburuk saat menyusui. Jadi, pastikan untuk selalu minum banyak air dan tetap rutin menggunakan minyak vitamin E setelah melahirkan agar kulit tetap lembab.

8. Jika Ibu hamil atau menyusui dan ingin menghindari bahan kimia untuk pembersihan wajah, maka gunakan beberapa tetes minyak vitamin E pada kapas untuk menghilangkan kotoran dari wajah.

Minyak ini tidak hanya membersihkan wajah, tetapi juga dapat menghilangkan bahan beracun dan menjaga keseimbangan minyak alami kulit. Ini sangat efektif untuk ibu yang memiliki kulit kering.

9. Jika ibu melahirkan dengan operasi caesar, pijat dengan lembut bekas luka bedah menggunakan minyak vitamin E. Minyak vitamin E akan memperkuat lapisan sel kulit, memperbaiki, dan menyembuhkan kulit yang rusak, sehingga bekas luka cepat memudar.

10. Lakukan pijatan perineum menggunakan minyak kelapa atau minyak vitamin E lainnya. Studi menunjukkan bahwa kebiasaan ini dapat mengurangi kemungkinan air mata selama persalinan.

11. Setelah melahirkan, Ibu & # 39; kulit kepala sering terasa lebih kering dan rambut menjadi lebih tipis, patah, dan rontok. Untuk mengatasi kondisi ini, cobalah memijat kepala dan rambut menggunakan campuran minyak vitamin E dan minyak zaitun, lalu diamkan selama 30 menit.

Selain membuat rambut lebih sehat dan berkilau, kandungan vitamin E juga bisa melembabkan kulit kepala dan meningkatkan pertumbuhan rambut, dengan memperbaiki folikel yang rusak.

12. Alih-alih menggunakan tepung biasa, gunakan tepung almond saat memasak. Vitamin E dalam kacang dapat membantu mengurangi rasa sakit dan kehilangan darah yang dialami banyak wanita selama beberapa hari setelah melahirkan.

13. Makan semua sayuran berdaun hijau, terutama bayam, selama menyusui. Vitamin E yang terkandung di dalamnya akan ditransfer melalui kolostrum dan ASI, untuk meningkatkan sistem kekebalan bayi.

14. Setelah melahirkan, melakukan latihan kegel sangat baik untuk melatih otot dasar panggul. Selain itu, memijat area labia dengan lembut menggunakan minyak vitamin E juga bisa membantu. Vitamin E dapat melembabkan dan menenangkan area yang menjadi kering dan teriritasi setelah melahirkan.

Meski begitu, penggunaan minyak vitamin E untuk memijat area labia juga tidak boleh berlebihan. Lakukan hanya jika ibu merasa tidak nyaman karena kondisinya terlalu kering. Penggunaan berlebihan dapat menyebabkan ketidakseimbangan pertumbuhan bakteri, terutama untuk ibu yang rentan terhadap infeksi jamur atau keputihan.

15. Jika Ibu telah melewati batas 6 minggu pascakelahiran dan berencana berhubungan seks lagi, minyak vitamin E bisa menjadi pilihan pelumas alami yang baik.

Nah, itulah sejumlah manfaat vitamin E yang bisa didapat ibu baik selama kehamilan maupun setelah melahirkan. Semoga berhasil! (KAMI)

Baca juga: 6 Masalah Kulit pada Wanita Hamil

Sumber

Keibuan "16 Penggunaan Prenatal dan Pascanatal untuk Vitamin E".

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to top