Latest News

5 Kebiasaan Baik Yang Berbahaya Saat Berlebihan

Salah satu upaya untuk menjadi sehat adalah melakukan kebiasaan baik secara teratur. Misalnya, makan sehat, cukup tidur, dan berolahraga secara teratur. Tidak ada yang menyangkal bahwa ketiga aktivitas ini adalah kebiasaan baik yang harus dilakukan secara rutin.

Ada yang mengatakan bahwa sesuatu yang berlebihan itu tidak baik. Begitu juga dengan kebiasaan baik. Apa pun kebiasaan baik yang Anda lakukan untuk hidup lebih sehat, jika dilakukan secara berlebihan, hasilnya akan berbahaya.

Sekarang evaluasi lagi, jika Anda telah menjalani kebiasaan yang baik untuk waktu yang lama, Anda bisa melakukannya secara berlebihan tanpa Anda sadari. Kira-kira kebiasaan baik apa yang berbahaya jika dilakukan secara berlebihan?

Baca juga: 4 Kondisi Tubuh yang Tidak Diizinkan Minum Banyak Air

Kebiasaan Baik yang Tidak Bisa Berlebihan

Berikut adalah lima kebiasaan baik yang tidak boleh berlebihan.

1. Ambil vitamin dosis tinggi

Tidak ada yang menyangkal bahwa vitamin itu sehat. Namun hingga saat ini masih menjadi bahan perdebatan apakah multivitamin harian benar-benar dibutuhkan. Beberapa ahli kesehatan merekomendasikan bahwa suplemen hanya untuk mereka yang terbukti kekurangan vitamin.

Ada bukti penelitian yang menemukan itu vitamin dosis tinggi dapat menjadi bumerang bagi kesehatan. Penelitian telah menunjukkan bahwa mengonsumsi vitamin harian melebihi empat kali dosis yang dianjurkan, dapat menyebabkan masalah kesehatan, salah satunya adalah kanker.

Vitamin dosis tinggi akan menghambat pertumbuhan sel normal pada orang yang mengonsumsi multivitamin selama bertahun-tahun. Jika Gang Sehat harus mengonsumsi multivitamin, Anda harus memilih yang tidak melebihi 100 persen dari dosis harian yang disarankan.

2 Menyikat gigi terlalu keras

Apakah Anda salah satu dari mereka yang terobsesi memiliki gigi putih yang harus menyikat gigi keras dan berkali-kali dalam sehari? Hati-hati! Menyikat gigi terlalu keras dapat merusak enamel pada gigi dan bahkan menggeser posisi garis gusi. Dampaknya adalah munculnya beberapa masalah gigi dan gusi, dimulai dengan gigi berlubang dan gigi menjadi lebih sensitif.

Faktanya, 10 hingga 20 persen orang dewasa mengalami kerusakan gigi karena kebiasaan menyikat gigi yang salah. Kami merekomendasikan menggunakan sikat gigi dengan bulu lembut. Gosok dengan lembut dan gosok setiap titik dengan lembut sebelum pindah ke gigi berikutnya. Jika Anda menyikat bulu terlalu cepat, itu pertanda Anda terlalu keras menggosok gigi.

Baca juga: Hindari 6 Kesalahan Ini Saat Menyikat Gigi Di Sini!

3. Konsumsi serat yang berlebihan

Serat tentu saja baik untuk kesehatan pencernaan. Tetapi ada orang yang mengonsumsi makanan berserat terlalu tinggi. Hasilnya justru masalah pada saluran pencernaan seperti perut kembung dan diare.

Jika Anda ingin menambah asupan serat, mulailah dengan menambahkan satu atau dua porsi serat sehari ke diet Anda selama seminggu. Atau Anda bisa mulai dengan membuat perubahan kecil seperti beralih dari roti putih ke roti gandum, dan mengganti keripik kentang dengan apel.

4. Tidur terlalu lama

Bagi sebagian orang, tidur tujuh hingga delapan jam adalah mimpi yang sulit dilakukan karena kesibukan. Tetapi beberapa orang benar-benar tidur terlalu banyak dan hampir tidak melakukan apa-apa dalam sehari.

Tidur terlalu lama memiliki konsekuensi kesehatan. Geng! Meskipun hanya dilakukan pada akhir pekan untuk menebus jam yang terlewatkan selama seminggu, tidur terlalu lama tidak dianjurkan.

Sebuah penelitian menemukan bahwa orang yang tidur lebih dari sembilan jam setiap malam memiliki risiko dua kali lipat terkena Alzheimer, dibandingkan dengan mereka yang tidur selama tujuh hingga delapan jam sehari.

5. Olahraga

Sebagian besar dari kita tidak punya cukup waktu untuk berolahraga. Namun, ada sebagian kecil orang yang berolahraga berlebihan. Anda harus tahu bahwa tubuh membutuhkan waktu pemulihan setelah latihan atau latihan fisik yang berat. Jadi, olahraga tanpa akhir adalah sama dengan tidak memberikan waktu istirahat kepada tubuh dan dapat menyebabkan cedera. Pada akhirnya Anda tidak akan mendapat manfaat dari olahraga.

Pastikan Anda memiliki waktu pemulihan satu atau dua hari seminggu sebelum kembali berolahraga. Misalnya disarankan untuk berolahraga selama 150 menit seminggu, jangan lakukan semuanya sekaligus, tetapi untuk 3-5 sesi pelatihan seminggu.

Baca juga: Sepertiga dari Malas Indonesia Bergerak, Dampak Ini!

Sumber:

Timesofindia.com. Kelebihan 5 Kebiasaan Sehat Ini Membahayakan Kesehatan Anda

Huffingtonpost.com. Berapa Banyak Latihan yang Terlalu Banyak?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to top