Latest News

BAB Sulit? Cobalah minum kopi

Banyak orang memiliki ritual minum kopi di pagi hari sebelum memulai kegiatan mereka. Ya, minuman berkafein ini mengandung antioksidan dan nutrisi yang bermanfaat. Namun, satu studi menemukan bahwa 29 persen peserta harus buang air besar dalam waktu dua puluh menit setelah minum secangkir kopi.

Jadi, jangan heran jika banyak orang percaya bahwa minum kopi dapat membuat aktivitas usus mereka berjalan lancar dan teratur. Jadi, benarkah kopi adalah pencahar yang baik dan alami jika Anda kesulitan buang air besar, alias susah buang air besar?

Baca juga: Jenis Pencahar untuk Mengatasi Sembelit, Pilihan Mana yang Harus Saya Pilih?

Kopi Merangsang Usus Besar

Para ilmuwan telah mengamati bahwa kopi, dalam bentuk apa pun, dapat menstimulasi usus bagian distal, yang membantu mendorong limbah keluar dari tubuh lebih cepat. Namun, tidak pasti apa pemicunya. "Kami tidak tahu mekanisme lengkapnya. Hanya ada beberapa studi tentang ini," kata Kyle Staller, MD, spesialis gastroenterologi di Rumah Sakit Umum Massachusetts.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kopi dapat mengaktifkan kontraksi pada otot usus. Kontraksi di usus besar mendorong isi ke arah rektum, yang merupakan bagian akhir dari saluran pencernaan Anda. Penelitian menunjukkan bahwa kafein membuat usus besar lebih aktif 60 persen daripada air dan 23 persen lebih aktif daripada kopi tanpa kafein.

Namun, penelitian dipublikasikan di Jurnal Eropa Gastroenterologi dan Hepatologi pada tahun 1998 terungkap bahwa kopi tanpa kafein dapat merangsang keinginan untuk buang air besar. Artinya, ada senyawa atau faktor lain dalam kopi, tidak hanya kafein, yang bertanggung jawab. Asam klorogenat dan N-alkanoyl-5-hydroxytryptamides adalah senyawa yang mungkin terlibat karena mereka dapat merangsang produksi asam lambung.

Selain itu, faktor-faktor lain mungkin menjelaskan mengapa secangkir kopi dapat membuat Anda buang air besar. Misalnya, tindakan minum dapat membuat usus besar lebih aktif. Aktivitas ini disebut gastrokolik, refleks yang sama untuk mengaktifkan usus besar setelah Anda makan. Meski bukan makanan, kopi dianggap memiliki efek yang sama pada usus.

Baca juga: Benarkah Minum Teh Bubble Membuat Sembelit?

Intoleransi Laktosa Menyebabkan Diare

Kopi terbukti merangsang hormon yang membantu mendorong makanan melalui usus. Misalnya, dapat meningkatkan kadar hormon gastrin. Seperti halnya kafein, gastrin membuat usus besar lebih aktif. Minum kopi dengan kafein atau tanpa kafein dapat meningkatkan kadar gastrin sebanyak 2,3 kali dan 1,7 kali lebih besar dari air minum.

Kopi mengandung magnesium cukup tinggi yang bisa membuat Anda buang air besar. Namun, faktor lain juga berperan. Sekitar 65 persen orang di dunia tidak dapat mencerna laktosa, gula dalam susu, dan makanan olahan susu lainnya. Intoleransi laktosa dapat menyebabkan diare.

Sekarang, jika Anda memiliki intoleransi laktosa dan menambahkan susu atau krim ke kopi, itu bisa membuat Anda buang air besar. Selain itu, beberapa pemanis buatan seperti manitol, sorbitol, xylitol, dan maltitol juga memiliki efek pencahar dan dapat menyebabkan diare.

Studi lain yang dipublikasikan di World Journal of Gastroenterology menyatakan bahwa kopi berkafein dapat meningkatkan produksi asam lambung dan pergerakan usus besar pada sebagian orang. Studi lain dengan 10 peserta menjelaskan efek kafein pada fungsi usus dan anal. Akibatnya, kafein menyebabkan kontraksi yang lebih kuat di anus.

Baca juga: Minum Kopi Menyebabkan Diabetes? Mari Cari Tahu Mitos Kesehatan Lainnya!

Referensi:

Garis Kesehatan. Mengapa Kopi Membuat Anda Kotoran?

MedicalNewsHari ini. Mengapa kopi bisa merangsang gerakan usus

The Washington Post. Inilah mengapa kopi membuat Anda buang air besar

Kesehatan Mengapa Meminum Kopi Selalu Membuat Anda Kotoran?

The SpruceEats. Kopi Membuat Anda Kotoran

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to top