Latest News

Bayi Berkeringat Saat Tidur, Apakah Itu Normal?

Ketika anak Anda tertidur, mengapa kepala, leher, dan punggungnya berkeringat? Bahkan, suhu ruangan menjadi sejuk dengan AC. Apakah ada yang salah dengan Si Kecil? Sebelum terlalu khawatir, mari kita baca dulu, informasi di bawah ini.

Si Kecil Selalu Berkeringat Saat Tidur, Haruskah Saya Khawatir?

Pertama, tenangkan pikiran, Bu, ya. Pada dasarnya, kondisi ini normal, sungguh. Berkeringat adalah cara tubuh untuk mengurangi suhu dengan melepaskan air ke permukaan kulit, yang dilakukan oleh kelenjar keringat.

Selain itu, bayi cenderung lebih banyak berkeringat ketika mereka berada di siklus tidur terdalam. Dan karena si kecil Anda menghabiskan sekitar 11 jam untuk tidur di malam hari pada 7-12 bulan, tidak heran Ibu sering menemukan kepala dan lehernya berkeringat basah.

Secara umum, ada beberapa alasan mengapa anak Anda berkeringat saat tidur, terutama di malam hari, yaitu:

  • Tidak banyak bergerak

Saat tidur nyenyak, bayi akan tetap dalam satu posisi untuk waktu yang lama. Di sinilah suhu tubuh naik, dan berkeringat adalah cara tubuh untuk menyeimbangkan suhu yang naik.

  • Posisi kelenjar keringat

Tidak seperti orang dewasa, kelenjar keringat bayi terletak di area kepala. Inilah sebabnya mengapa bayi akan lebih mudah berkeringat di area ini, terutama jika si kecil tidak mengubah posisi kepalanya untuk waktu yang lama saat tidur. Jadi tidak mengherankan, area kepala yang akan berkeringat ketiak kecil tertidur, dibandingkan area tubuh lainnya.

Baca juga: Minum Kopi Terlalu Banyak, Efek Samping Ini!

  • Suhu kamar

Hidup di negara tropis dan lembab, memiliki AC memang merupakan persyaratan utama. Apalagi jika Anda sudah punya bayi dan ingin menjaga kenyamanan. Nah, untuk suhu ibu disarankan untuk diatur pada 22-25 derajat Celcius. Catat pada suhu berapa si kecil Anda merasa nyaman memeriksanya secara teratur apakah ia menjadi dingin, sulit bernapas, atau bahkan berkeringat. Cara termudah untuk mengetahui apakah anak Anda kedinginan atau kepanasan adalah dengan menyentuh area leher.

  • Selimut pilihan

Karena takut anak Anda akan kedinginan, bayi biasanya akan tertutup saat tidur. Ini tidak salah, sungguh. Namun, praktik ini seringkali tidak sesuai dengan kondisi ruangan, sehingga malah membuat bayi berkeringat dan tidak nyaman. Apakah Anda ingin tahu bagaimana caranya agar ibu tetap bisa menutupi si kecil tanpa membuatnya panas? Baca terus sampai Anda kehabisan, karena Ibu dapat menemukan informasi dalam artikel ini.

Baca juga: Varises selama Kehamilan, Ketahui Penyebabnya dan Cara Mencegahnya!

Trik Membuat Tidur Sedikit Nyaman

Setelah mengetahui penyebab anak Anda berkeringat, ibu juga perlu melakukan beberapa hal untuk memastikan tidur yang nyaman. Tidak sulit kok. Diantaranya adalah:

  • Pilih selimut yang terbuat dari bahan yang nyaman

Perlu menjaga suhu tubuh bayi Anda tetap hangat, tetapi pastikan juga tidak membuatnya panas dan bahkan tidak nyaman. Salah satu triknya adalah memilih selimut yang terbuat dari bahan yang nyaman selimut seluler, atau selimut yang terbuat dari katun dengan pola lubang kecil.

Selimut jenis ini masih hangat, tetapi aliran udara tetap lancar sehingga Si Kecil tidak panas. Pantas selimut seluler juga biasa dipilih untuk bayi baru lahir, karena terbuat dari bahan yang lembut, serta lebih aman daripada selimut bahan lainnya. Sebab, lubang kecil selimut ini masih memungkinkan anak Anda bernapas, jika selimut menutupi wajahnya secara tidak sengaja.

  • Buka topi Anda dan pilihlah baju tidur yang nyaman

Karena khawatir anak Anda kedinginan atau kepalanya akan diserang oleh nyamuk, beberapa ibu mungkin akan mengatasi hal ini dengan mengenakan topi ketika ia tidur. Tapi seperti yang sudah diketahui Ibu, kelenjar keringat bayi terletak dekat kepala.

Selain itu, posisi kepala bayi yang tidak berubah selama beberapa jam, bahkan membuat mengenakan topi terasa menyiksanya. Bahkan, bisa juga membuatnya terlalu panas dan berisiko kematian mendadak pada bayi atau sindrom kematian bayi mendadak (SIDS).

Jangan lupa, pastikan gaun tidurnya terbuat dari bahan yang lembut dengan ketebalan yang tepat. Sedikit masih bayi, tetapi sistem metabolismenya dapat mengatur suhu tubuhnya dengan baik. Jadi, tidak perlu terlalu khawatir dia akan kedinginan dan memakai baju berlapis-lapis. Selama suhu kamar diatur dengan benar, si kecil baik-baik saja.

  • Jangan menumpuk banyak benda / boneka di sekitar bayi

Banyak properti bayi yang tidak seharusnya diletakkan di ranjang kecil. Seperti boneka, mainan, dan bahkan bantal ekstra. Selain membuatnya rentan terhadap panas berlebih, benda-benda ini memiliki risiko menutupi area wajah dan hidung, sehingga sulit bagi anak Anda untuk bernapas. Ini tentu berbahaya jika tidak ada orang dewasa yang menyadari kondisi ini dan bertahan lama.

Baca juga: Kiat untuk Menyiapkan Menu MPASI Si Kecil Anda

Sumber:

Tangisan Pertama. Bayi Berkeringat Saat Tidur.

Garis Kesehatan. Mengapa bayi berkeringat?

Apa yang Diharapkan. Suhu yang Tepat untuk Bayi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to top