Latest News

Dexa Group Mempromosikan Cara Mengantisipasi Infeksi Coronavirus

Hingga saat ini, belum diketahui secara pasti bagaimana virus korona menginfeksi tubuh seseorang. Namun, diperkirakan bahwa virus korona dapat menyebar dari hewan ke manusia atau manusia ke manusia. Jadi, mengapa virus korona ini bisa menjadi virus manusia?

Untuk mengantisipasi wabah global coronavirus pada hari Jumat (31/1), Dexa Group mengadakan program sosialisasi untuk karyawan di Titan Center, Bintaro. Farmakolog Molekuler Grup Dexa Raymond R. Tjandrawinata, Ph.D, DSc, menjelaskan, berdasarkan temuan ilmiah terbaru, virus korona adalah hasil rekombinasi dua virus korona yang menginfeksi hewan liar, seperti kelelawar dan virus korona lainnya.

Baca juga: WHO menetapkan Wabah Coronavirus sebagai Situasi Darurat Dunia, Apa Artinya?

Sebagai hasil rekombinasi, virus korona memiliki perubahan dalam salah satu proteinnya yang mengenali dan mengikat reseptor pada sel inang. Inilah yang memungkinkan virus memasuki sel manusia. Perubahan protein ini bisa berkontribusi pada kemampuan virus korona untuk menginfeksi spesies atau manusia.

"Di tubuh manusia, rekombinasi terjadi dengan virus itu sendiri sehingga bermutasi dan beradaptasi menjadi virus manusia," jelas Raymond.

Baca juga: Coronavirus Penyebab Wabah Pneumonia di Wuhan, Apakah Tidak Menular Antara Manusia?

Jadi, apakah virus korona ini dapat ditularkan oleh sesama manusia atau manusia dapat terinfeksi karena ia sedang dirawat di rumah sakit? "Menurut data, kebanyakan orang bisa mendapatkan virus ketika mereka datang atau mengunjungi rumah sakit," tambah Raymond.

Seperti diketahui, gejala infeksi coronavirus sangat ringan, seperti demam, flu, dan batuk. Namun, bagaimana membedakan batuk biasa dan pilek (flu biasa) dengan infeksi virus korona? "Kalau setelah minum obat, tetapi gejalanya tidak sembuh, sebaiknya segera ke dokter. Ini untuk memastikan dan mengetahui apakah ada virus atau tidak," jelas Raymond.

Virus ini menginfeksi sel paru-paru dan membuat sel-sel ini mati. Selain itu, virus mengganggu sel sistem kekebalan tubuh, sehingga sulit bagi pasien untuk bertahan hidup. Oleh karena itu, ada beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk mengantisipasi atau mencegah tertularnya virus corona.

Baca juga: Waspadai Wabah Pneumonia, Bergini Cara Menular Coronavirus

Pertama, yang terbaik adalah menghindari bepergian ke daerah yang terkena dampak atau mengunjungi atau mengunjungi orang dengan infeksi coronavirus di rumah sakit. Jika Anda mengalami gejala infeksi coronavirus, seperti yang disebutkan di atas, segera kunjungi dokter atau rumah sakit terdekat.

Menurut Raymond, perhatikan juga kebersihan Anda sendiri. "Bersikaplah rajin mencuci tangan, jangan pernah menyentuh wajah Anda dengan tangan yang tidak bersih, memakai topeng dengan benar, dan menghindari berada di tempat dengan orang yang sibuk," katanya.

Selain itu, kita juga perlu meningkatkan daya tahan tubuh (sistem kekebalan tubuh) dengan mengonsumsi suplemen, seperti Stimuno. "Rajin mencuci tangan dan memakai masker tidak cukup, minum Stimuno yang dapat merangsang produksi antibodi dan meningkatkan aktivitas sistem kekebalan tubuh agar sistem kekebalan tubuh optimal," jelas Raymond.

Baca juga: Selain Masker, Ini adalah Alat Perlindungan untuk Mencegah Infeksi Coronavirus!

Berbeda dengan multivitamin, Stimuno bertindak sebagai imunomodulator yang berfungsi untuk memperbaiki dan memperkuat sistem kekebalan tubuh. Nah, untuk mengantisipasi infeksi coronavirus, Anda bisa mengonsumsi Stimuno 2-3 kali sehari.

Jadi, untuk mencegah atau mengantisipasi tertular atau terinfeksi virus corona, jangan lupa memperhatikan beberapa hal di atas, Gengs. Oh ya, jika Anda memiliki masalah kesehatan, segera konsultasikan ke dokter. Sekarang, Anda dapat mencari dokter di sekitar Anda dengan & # 39; Direktori Dokter & # 39; fitur yang tersedia di GueSehat.com. Mari kita coba fitur-fiturnya!

Baca juga: Penularan Meningkat, Penemuan Vaksin Coronavirus Dipercepat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to top