Latest News

Lama Diisolasi di Rumah Rawan di Demam Kabin!

Demam kabin atau cdemam abin adalah istilah yang populer untuk reaksi yang relatif umum karena isolasi yang berkepanjangan di rumah atau bangunan. Selama pandemi Covid-19, dikhawatirkan banyak orang akan mengalami demam kabin.

Beberapa ahli percaya bahwa demam kabin adalah semacam sindrom, sementara yang lain percaya bahwa gejala ini terkait dengan gangguan musiman dan afektif claustrophobia.

Demam kabin dimulai dengan isolasi intens, yang dapat mencapai tingkat fobia tertentu. Jika Anda merasa Anda menderita demam kabin jarak fisik atau karantina sendiri selama pandemi coronavirus (COVID-19), Anda mungkin merasakan stres tambahan yang datang dari masalah luar yang hanya diisolasi.

Baca juga: Awas, 9 Gejala Stres Parah yang Harus Anda Waspadai

Gejala-gejalanya Demam Kabin

Sebelum mengetahui cara menghindari demam kabin, berikut adalah gejala yang harus Anda perhatikan. Tidak semua orang yang menderita demam kabin akan mengalami gejala yang sama persis, tetapi banyak orang melaporkan merasa sangat mudah tersinggung atau gelisah.

Berikut ini adalah beberapa gejala demam kabin yang dilaporkan:

  • Gelisah
  • Lamban
  • Sedih atau tertekan
  • Kesulitan berkonsentrasi
  • Tidak sabar atau mudah tersinggung
  • Mengidam makanan
  • Motivasi turun
  • Kesulitan bangun atau tidur berlebihan
  • Merasa putus asa
  • Perubahan berat badan
  • Stres terus menerus

Ingat, bahwa gejala-gejala ini juga bisa menjadi indikasi gangguan lain, jadi hanya profesional kesehatan mental terlatih yang dapat membuat diagnosis yang akurat. Selain itu, tidak semua orang yang takut dikurung di rumah akan menderita demam kabin. Hanya ketika seseorang menunjukkan beberapa gejala yang disebutkan di atas, maka mungkin saja dia memang mengalami fobia dan demam kabin.

Baca juga: 7 Tips Menghindari Stres Selama Keheningan di Rumah karena Coronavirus

Cara Mengatasi Demam Kabin

Berikut ini adalah beberapa cara untuk mengatasi demam kabin, selama isolasi pandemi Covid-19:

1. Terus melakukan aktivitas rutin

Anda disarankan untuk terus melakukan aktivitas rutin. Tentu saja kegiatan rutin yang telah dilakukan selama pandemi, bukan kegiatan selama situasi normal. Para psikolog mengklaim bahwa rutinitas yang konsisten dapat membantu menghilangkan kecemasan.

Beberapa kegiatan rutin yang dapat Anda lakukan adalah:

– Makan makanan sehat

Ada kalanya Anda suka makan makanan manis brownies atau pizza untuk membunuh kebosanan. Tetapi ingat bahwa karantina tidak berarti Anda dapat mengabaikan nutrisi penting untuk menjaga tubuh Anda tetap sehat.

– Olahraga

Aktivitas fisik dan olahraga teratur dapat menghilangkan stres, depresi, dan membantu Anda tidur lebih baik. Coba jalan atau jogging setiap hari di luar rumah, atau mengikuti kelas olahraga on line.

– Tidur teratur

Cobalah tidur dan bangun pada waktu yang sama setiap hari. Minimalkan tidur siang, yang bisa membuat Anda kesulitan tidur di malam hari.

Baca juga: Perbedaan dalam Karantina, Karantina Sendiri, dan Isolasi, Selama Pandemi

2. Coba Sesuatu yang Baru

Aktivitas baru akan menghindari kebosanan. Cobalah untuk melakukan sesuatu yang benar-benar orisinal, atau lakukan saja hal-hal biasa dengan cara yang baru dan segar. Misalnya "piknik" bersama keluarga di halaman. Anda melakukannya seperti piknik sungguhan, yaitu mengepak, membawa persediaan, dan membawa peralatan piknik. Sebarkan selimut di halaman atau di lantai ruang tamu.

Anda juga dapat mempelajari keterampilan baru, dengan mendaftar untuk bergabung dengan kelas on line. Ada banyak pilihan, mulai belajar bahasa Mandarin, memasak, atau bermain gitar.

3. Tetap terhubung dengan orang lain

Kesepian dan isolasi sosial berkontribusi pada masalah kesehatan mental dan fisik, mulai dari masalah depresi dan tidur. Bahkan dalam tahap yang parah dapat berkembang menjadi masalah jantung dan demensia.

Bahkan di rumah, gunakan koneksi virtual untuk mengisi kebosanan. Rencanakan waktu khusus untuk obrolan video dengan teman atau anggota keluarga besar. Atau Anda bisa berkreasi dengan menulis surat.

4. Temukan saat-saat zen

Ada ikatan yang tumpang tindih antara demam kabin dan otak yang gelisah. Temukan cara untuk menenangkan diri, misalnya dengan meditasi. Aplikasi meditasi di ponsel sangat banyak.

5. Dorong otak untuk selalu aktif

Hari-hari di rumah bagi mereka yang diberhentikan dari pekerjaan dapat berakhir dengan depresi, tanpa tujuan. Ada banyak cara menghasilkan uang, asalkan Anda mau berpikir. Raih kembali hobi lama yang menghasilkan peluang.

Misalnya, mulai menulis novel, membuat kue untuk dijual, atau memanfaatkan sisi kreativitas Anda yang lain. Intinya adalah terus berpikir. Mulailah memimpikan hal-hal yang akan Anda lakukan setelah pandemi ini berakhir.

Baca juga: Aktivitas Antibosan dan Kematian Gaya saat Anda Harus Menginap di Rumah

Referensi:

Health.clevelandclinic.com. Obat untuk demam covid-19 cabin.

Verywellmind.com. Kabin demam takut isolasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to top