Latest News

Masih Lapar Setelah Makan? Ini penyebabnya!

Kelaparan adalah sinyal alami bahwa tubuh membutuhkan makanan. Namun, bagaimana jika Anda masih lapar setelah makan? Ternyata, beberapa orang sering mengalami ini.

Ada banyak faktor yang menyebabkan Gang Sehat tetap merasa lapar meskipun mereka sudah cukup makan. Faktor-faktor seperti diet, hormon, atau gaya hidup dapat menjadi alasan mengapa Anda merasa lapar setelah makan.

Nah, dalam artikel ini akan dijelaskan secara lengkap tentang penyebab kelaparan setelah makan dan cara mengatasinya. Penjelasan berikut!

Baca juga: Selain Lapar, Ada Penyebab Lain Perut Bunyi

Penyebab Masih Lapar Setelah Makan

Berikut beberapa alasan mengapa Anda masih lapar setelah makan:

1. Komposisi makanan yang dikonsumsi

Penyebabnya masih lapar setelah makan yang menurut Anda bisa jadi karena komposisi makanan. Makanan yang mengandung proporsi protein lebih tinggi cenderung lebih banyak mengisi daripada makan makanan dengan komposisi karbohidrat atau lemak lebih banyak.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa makanan dengan kandungan protein tinggi mendorong lebih banyak produksi hormon yang membuat kita merasa kenyang glucagon-like peptide-1 (GLP-1), cholecystokinin (CCK), dan YY peptide (PYY).

Selain itu, jika tingkat serat dalam tubuh kurang, Anda juga akan merasa lebih sering lapar. Serat adalah jenis karbohidrat yang membutuhkan waktu lama bagi tubuh untuk dicerna, sehingga makanan tidak cepat hilang dari sistem pencernaan.

Makanan yang mengandung protein tinggi termasuk daging, seperti dada ayam, daging tanpa lemak, dan udang. Sementara itu, makanan kaya serat termasuk buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, biji-bijian, dan biji-bijian.

2. Keberadaan Peregangan Reseptor

Tubuh memiliki reseptor peregangan (peregangan reseptor) yang memiliki peran meningkatkan rasa kenyang selama sedang dan setelah makan. Reseptor ini mendeteksi seberapa banyak perut Anda mengembang atau membentang saat sedang makan.

Reseptor kemudian mengirim sinyal ke otak untuk melepaskan sinyal kenyang dan mengurangi rasa lapar. Reseptor strech tidak mempertimbangkan komposisi gizi makanan, hanya jumlah total atau volume makanan yang kita konsumsi.

Namun, perasaan kenyang akibat sinyal reseptor tidak bertahan lama. Jadi, meskipun reseptor ini dapat mencegah Anda makan berlebihan, ada kemungkinan Anda akan merasa lapar lagi beberapa saat sesudahnya.

Baca juga: Nyebelin tentang lapar? Mungkin Anda Hangry!

3. Resistensi leptin

Dalam beberapa kasus, masalah hormon dapat menyebabkan Anda merasa masih lapar setelah makan. Leptin adalah hormon utama yang memberi sinyal rasa kenyang ke otak. Tingkat hormon ini biasanya akan meningkat pada orang yang memiliki banyak massa lemak dalam tubuh.

Tetapi masalahnya adalah, kadang-kadang leptin tidak bekerja dengan baik di otak, terutama pada orang yang mengalami obesitas. Kondisi ini disebut resistensi leptin. Resistensi leptin berarti bahwa, meskipun ada kadar leptin yang cukup dalam darah, otak tidak mengenalinya dengan baik, sehingga ia terus mengeluarkan sinyal bahwa Anda masih lapar, meskipun Anda hanya makan banyak.

Resistensi leptin adalah masalah kesehatan yang kompleks. Namun, penelitian menunjukkan bahwa resistensi leptin dapat diatasi dengan olahraga teratur, mengurangi asupan gula, meningkatkan asupan serat, dan cukup tidur.

4. Faktor Gaya Hidup dan Perilaku

Beberapa faktor perilaku juga dapat menyebabkan Anda masih lapar setelah makan, seperti:

  • Konsentrasi terganggu saat makan. Penelitian menunjukkan bahwa orang yang konsentrasinya terganggu saat makan cenderung tidak merasa kenyang dan memiliki keinginan makan yang lebih tinggi sepanjang hari.
  • Makan terlalu cepat. Penelitian menunjukkan bahwa orang yang makan cepat cenderung merasa kurang puas dibandingkan orang yang makan dengan lambat. Alasannya, orang yang makan cepat mengunyah lebih sedikit makanan, dan ini memengaruhi rasa kenyang.
  • Menekankan. Stres meningkatkan hormon kortisol, yang juga meningkatkan rasa lapar. Cari cara untuk menghilangkan stres, misalnya dengan melakukan yoga atau meditasi.
  • Kurang tidur. Tidur yang cukup sangat penting dalam proses mengatur hormon dalam tubuh.
  • Terlalu banyak berolahraga. Orang yang berolahraga terlalu sering cenderung merasa lapar lebih sering dan memiliki metabolisme yang lebih cepat.
  • Kadar gula darah tinggi dan resistensi insulin. Memiliki kadar gula darah tinggi dan resistensi insulin dapat secara signifikan meningkatkan rasa lapar.
Baca juga: Mengapa Makan Bubur Membuat Anda Cepat Lapar Lagi?

Merasa lapar adalah kondisi umum yang dialami oleh semua orang. Namun, merasa lapar terlalu sering setelah makan dapat disebabkan oleh banyak kondisi, seperti kekurangan protein atau serat, atau mungkin karena masalah hormon.

Jika Anda sering merasa lapar setelah makan, cobalah mencari tahu, mungkin penyebabnya adalah salah satu hal di atas. Untuk mengetahui penyebab pastinya, cobalah berkonsultasi dengan dokter. (UH)

Sumber:

Garis Kesehatan. Merasa Lapar Setelah Makan: Mengapa Itu Terjadi dan Apa yang Harus Dilakukan. Mei 2020.
Perpustakaan Kedokteran Nasional. Peran Protein dalam Manajemen Berat Badan. Juli 2008.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to top