Latest News

Tidak hanya payudara yang membesar, perubahan ini juga terjadi pada trimester kedua

Trimester kedua kehamilan berlangsung dari minggu ke-13 hingga ke-28. Atau, bulan ke-4, ke-5, dan ke-6 kehamilan. Bisa dibilang, trimester kedua adalah fase tengah kehamilan, saat Bunda merasakan gerakan bayi untuk pertama kali dalam kandungan. Saat memasuki trimester kedua kehamilan, mual di pagi hari dan rasa penat yang Bunda rasakan selama 3 bulan terakhir ini akan hilang.

Selama trimester kedua, bayi dalam kandungan akan berkembang pesat. Pada minggu ke 18 dan 22 kehamilan, Ibu akan menjalani USG dan dokter kandungan akan melihat perkembangan bayi di dalam rahim.

Bunda dan Ayah juga bisa mengetahui jenis kelamin bayi dalam kandungan saat melakukan USG pada trimester kedua. Namun, ada beberapa perubahan besar yang terjadi pada Ibu & # 39; tubuh saat kehamilan mulai memasuki trimester kedua.

Baca juga: Tak Hanya Perut, Stretch Mark Muncul di 6 Bagian Tubuh Saat Hamil

Perubahan Tubuh pada Trimester Kedua

Berikut adalah perubahan-perubahan yang akan Bunda alami pada trimester kedua kehamilan:

1. Payudara membesar.

Saat rahim mulai membesar memberi ruang bagi tumbuh kembang bayi di dalam kandungan, Bunda & # 39; perut otomatis akan mengembang. Selain itu, payudara Bunda akan terus membesar secara bertahap.

Sebagian besar nyeri payudara yang Anda alami selama trimester pertama akan hilang. Namun, payudara akan terus membesar saat ibu bersiap untuk menyusui bayi. Oleh karena itu, gunakan bra dengan strap lebar atau bra dengan ukuran lebih besar yang memiliki penyangga yang baik agar Bunda merasa lebih nyaman.

2. Sakit perut di bagian bawah

Pada trimester kedua, Anda mungkin lebih sering mengalami kram atau nyeri di perut bagian bawah. Kram terjadi saat tekanan pada otot dan ligamen di sekitar rahim semakin membesar.

Itu sebabnya, selama trimester kedua, Bunda & # 39; otot ligamen bundar sering kram saat diregangkan dan merasakannya sebagai nyeri. Untuk menghilangkan rasa pegal, cobalah mandi air hangat, senam relaksasi, ubah posisi tidur, atau tempelkan botol air panas yang dibungkus handuk ke perut bagian bawah ya, Bunda!

3. Perubahan kulit

Perubahan hormonal selama kehamilan merangsang peningkatan sel pigmen (melanin) di kulit Ibu. Jadi, jangan heran jika Anda melihat bercak coklat (melasma) di wajah Anda atau garis hitam di perut Anda (linea nigra).

Tidak perlu khawatir Bunda! Semua perubahan kulit ini biasa terjadi dan akan memudar setelah melahirkan. Namun, Bunda perlu ingat bahwa paparan sinar matahari bisa memperburuk kesehatan kulit, lho! Karena itu, saat Bunda berada di luar ruangan, gunakan tabir surya yang aman untuk kandungan.

Baca juga: Menggaruk perut yang gatal saat hamil menyebabkan stretch mark, lho!

4. Sakit punggung

Kenaikan berat badan dalam beberapa bulan terakhir ini mulai memberikan tekanan pada punggung Bunda. Oleh karena itu, Bunda sering kali merasa pegal dan sakit punggung. Untuk mengurangi tekanan, duduk tegak dan gunakan kursi dengan penyangga punggung yang baik.

Saat tidur, bersandarlah dengan guling terselip di antara kedua kaki Anda. Hindari mengambil atau membawa benda berat. Jika rasa sakit membuat Bunda tidak nyaman, minta Ayah untuk menggosok bagian yang sakit.

5. Masalah hidung

Selama trimester kedua kehamilan, kadar hormon Ibu meningkat, selama itu tubuh memproduksi lebih banyak darah. Kondisi ini dapat menyebabkan selaput lendir ibu membengkak dan mudah berdarah, sehingga mengakibatkan sesak atau mimisan. Larutan garam dapat membantu meredakan hidung tersumbat. Selain itu, Bunda harus banyak minum dan mengoleskan petroleum jelly di sekitar tepi lubang hidung untuk membantu melembabkan kulit.

6. Keputihan

Bunda mengalami keputihan yang lengket, bening, atau putih selama trimester kedua. Namun jika cairan yang keluar berbau tajam, warna yang tidak biasa disertai rasa nyeri, nyeri tekan, atau gatal di area vagina, segera periksakan ke dokter karena gejala tersebut menandakan adanya infeksi vagina.

Baca juga: Keputihan Saat Hamil, Adilkah?

7. Perubahan emosional

Selama trimester kedua, Anda mungkin merasa tidak terlalu lelah dan lebih siap untuk proses kelahiran. Oleh karena itu, persiapkan semua proses persalinan dengan baik. Cari tahu tentang dokter yang akan membantu Anda melahirkan dan jangan lupa membaca buku tentang menyusui.

Jika Mums bekerja, cari tahu apa kebijakan cuti melahirkan di kantor. Di sisi lain, Bunda mungkin khawatir tentang seperti apa Anda nantinya setelah melahirkan atau menjadi orang tua. Untuk menghilangkan rasa cemas, jangan ragu mencari informasi sebanyak-banyaknya. Hal terpenting adalah menerapkan pola hidup sehat untuk memberikan awal yang terbaik bagi buah hati Anda tercinta.

Baca juga: Tips Cerdas Mengelola Emosi untuk Ibu

Referensi:

WebMD. Trimester Kedua Kehamilan

MayoClinic. Kehamilan minggu demi minggu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to top