Latest News

WHO menetapkan Wabah Coronavirus sebagai Situasi Darurat Dunia, Apa Artinya?

Akhirnya Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) secara resmi mengumumkan deklarasi situasi darurat kesehatan dunia terkait dengan coronavirus pada Kamis 30 Januari 2020. Sejauh ini, wabah virus yang menyebabkan pneumonia telah merenggut nyawa lebih dari 200 orang di Wuhan bersama dengan 9600 kasus menyebar ke seluruh dunia.

Pekan lalu, WHO mengumumkan bahwa situasinya belum memenuhi kriteria untuk dinyatakan sebagai situasi darurat. Namun, karena meningkatnya jumlah kasus penularan dan korban yang meninggal, baik di Cina maupun di luar China, WHO memutuskan bahwa wabah koronavirus telah menjadi situasi darurat yang mengancam kesehatan dunia.

"Alasan utama deklarasi ini bukan karena apa yang terjadi di China, tetapi karena apa yang terjadi di banyak negara. Perhatian utama kami adalah potensi penyebaran virus ke negara-negara dengan sistem kesehatan yang lemah," jelas Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus.

Baca juga: Jangan Percaya dengan Mudah tentang Coronavirus News!

Dengan deklarasi wabah koronavirus sebagai situasi darurat kesehatan dunia, WHO dapat mengoordinasikan respons internasional dan sanksi negara dengan lebih baik yang tidak mengikuti standar organisasi kesehatan dunia.

Dengan begitu, WHO dapat lebih meningkatkan kontrol terkait penyebaran coronavirus. Hingga saat ini, selain Cina, kasus coronavirus telah ditemukan di Australia, Kamboja, Kanada, Prancis, Finlandia, Jerman, India, Italia, Jepang, Malaysia, Nepal, Filipina, Singapura, Korea Selatan, Sri Lanka, Taiwan, Thailand , Amerika Serikat, Uni Emirat Arab dan Vietnam.

WHO merekomendasikan agar semua orang tetap tenang dan bahwa setiap negara melakukan segala upaya untuk mengatasi dan mencegah penularan virus corona.

Baca juga: Selain topeng, ini adalah alat perlindungan untuk mencegah tertularnya virus corona

Apa Deklarasi Situasi Darurat Dunia Mengenai Coronavirus?

Sebagaimana disebutkan di atas, WHO mengeluarkan deklarasi situasi darurat dunia terkait dengan coronavirus. Secara resmi, situasi ini disebut kesehatan masyarakat dunia atau situasi darurat darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional (PHEIC). Pengumuman deklarasi ini adalah langkah yang cukup langka yang diambil oleh WHO.

Apa artinya menyatakan situasi darurat dunia terkait dengan coronavirus ini? WHO mendefinisikan PHEIC sebagai situasi luar biasa yang menimbulkan risiko kesehatan masyarakat bagi negara lain, melalui penyebaran penyakit secara global. Ini berarti, ada wabah penyakit yang menyebar atau menular terjadi secara global dalam periode waktu yang sangat cepat.

Penentuan PHEIC sebagai tanggapan terhadap peristiwa luar biasa di Indonesia dunia kesehatan dilakukan pada tahun 2005, dua tahun setelah wabah SARS (yang juga disebabkan oleh jenis virus korona) di Cina.

Sejak itu, PHEIC hanya ditetapkan enam kali: selama wabah flu babi pada tahun 2009, polio pada tahun 2014, ebola pada tahun 2014, Virus zika pada 2016, ebola pada 2016, dan sekarang coronavirus pada 2020.

Penerbitan PHEIC sebagai tanda darurat dunia dilakukan untuk mengatur respons internasional terhadap suatu epidemi. Ini adalah cara WHO, dibantu oleh Komite Darurat Peraturan Kesehatan Internasional, untuk menerapkan langkah-langkah yang tidak mengikat tetapi penting dalam praktik dan politik, terkait dengan perjalanan atau kegiatan perjalanan, perdagangan, karantina, penyaringan, dan perawatan.

Singkatnya, menurut Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus, PHEIC akan mendorong semua negara di dunia untuk bekerja sama dalam menghadapi ancaman kesehatan dunia, yang dalam hal ini adalah wabah coronavirus. (UH)

Baca juga: Penularan Meningkat, Penemuan Vaksin Coronavirus Dipercepat

Sumber:

CNN. Organisasi Kesehatan Dunia menyatakan coronavirus sebagai darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional. 30 Januari 2020.
Waktu. Wabah Coronavirus Sekarang Menjadi Darurat Kesehatan Masyarakat dengan Kepedulian Internasional. Inilah Yang Berarti. 30 Januari 2020.
Deutsche Welle. Korban kematian Coronavirus meningkat menjadi lebih dari 200 – Seperti yang dikembangkan. 31 Januari 2020.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to top