Latest News

Yuk, kenali tanda-tanda si kecil suka atau tidak suka dipijat

Bukan rahasia lagi, memijat bayi, bahkan bayi yang baru lahir, memberikan berbagai manfaat fisik dan mental untuk Bunda dan Si Kecil. Namun, muncul pertanyaan. Benarkah setiap bayi nyaman untuk dipijat? Bagaimana Anda tahu? Mari kita ulas informasi berikut.

Berbagai Manfaat Pijat Bayi

Tahukah Anda bahwa sentuhan merupakan salah satu indra utama bayi, terutama pada minggu-minggu awal kehidupan? Melalui sentuhan, sebenarnya Bunda bisa berkomunikasi dan berinteraksi dengan si kecil. Tak heran, hal inilah yang menjadikan manfaat pijat untuk bayi tidak hanya satu, namun cukup banyak.

Jika belum tahu, beberapa manfaat pijat bayi yang bisa Anda dapatkan antara lain:

  • Mengurangi gas pada bayi kolik

Pijat yang difokuskan pada area perut bisa membantu pengolahan makanan di usus, sehingga pencernaan berjalan lebih lancar.

  • Peningkatan otot dan jangkauan

Menekan beberapa titik di tubuh bayi, bisa membantu mengendurkan otot yang tegang. Hal ini tak hanya membuatnya nyaman, tapi juga membantunya mengembangkan kekuatan dan kemampuan motorik, lho.

  • Pengembangan otak

Saat Bunda memijat si kecil, secara tidak langsung meningkatkan kesadarannya akan posisi dan gerakan tubuh. Ini memungkinkan tubuhnya menjadi lebih terintegrasi secara fisik.

  • Peningkatan fokus dan kontak mata

Ikatan Apa yang tercipta saat ibu memijat si kecil, tidak hanya berasal dari sentuhan. Pertemuan Bunda dan mata si kecil saat sesi pijat, ikatan antara Bunda dan dia pun semakin erat. Selain itu, ini juga merupakan stimulasi yang baik baginya untuk melatih kemampuan fokusnya.

Baca juga: Balita rawan sakit tenggorokan jika sering berdekatan dengan anak lain

  • Tingkatkan kognitif anak

Dapatkah aktivitas yang sederhana seperti pijat membantu perkembangan sistem saraf bayi? Nyatanya, Anda bisa, Bu. Dengan pijatan, bayi bisa lebih sadar akan kondisi di sekitarnya. Nantinya, perkembangan kemampuan ini akan mempengaruhi cara dia bergerak, ketika dia bisa menguasai keterampilan lokomotor (berpindah tempat) seperti merangkak, berjalan dan berlari. Selain itu juga mampu meningkatkan kinerja kognitif anak karena meningkatkan aktivitas otak di bagian thalamus dan korteks sensorik.

  • Sistem kekebalan yang lebih sehat

Percaya atau tidak, pijat bayi bisa bikin si kecil lebih sehat lho, Bunda. Pasalnya, pijat meningkatkan jumlah sel darah putih, sehingga meningkatkan respons imun. Ini juga membantu aliran limfatik, yang dapat membantu melawan infeksi.

  • Suasana hati bayi itu lebih baik

Saat kemampuan penglihatan dan sosial emosionalnya berkembang, si kecil akan mampu merespons sesuatu yang membuatnya bahagia dengan senyuman. Nah, salah satunya adalah saat dia dipijat. Ada alasan menarik mengapa si kecil tersenyum setelah dipijat, yaitu endorfin, atau hormon bahagia, dilepaskan sebagai respons terhadap sentuhan terapeutik. Pada saat yang sama, hormon stres kortisol berkurang. Kondisi ini tidak hanya baik untuk moodnya, tapi juga untuk pertumbuhannya, termasuk penambahan berat badan.

  • Tidur lebih baik

Sebelum tidur, umumnya menjadi pilihan banyak orang tua untuk memijat bayinya. Selain menenangkan, pijatan sebagai salah satu rangkaian rutinitas yang dilakukan sebelum tidur juga membentuk pemahaman bayi bahwa ia sudah memasuki waktu tidur dan harus istirahat.

  • Membentuk mental yang sehat

Bayi yang tumbuh dengan perasaan diinginkan dan dicintai, dengan kemampuan yang sehat untuk memberi dan menerima sentuhan, akan lebih mampu tumbuh dengan bahagia. Ini berkontribusi untuk membentuk kesehatan mental si kecil hingga ia besar nanti.

Baca juga: 9 Tips Merawat Rambut Sehat Saat Hamil

Apakah Semua Bayi Menikmati Pijat?

Melihat banyaknya manfaat pijat bayi, tentunya Bunda tertarik untuk memulai kebiasaan ini mulai dari sekarang ya. Namun perlu diketahui, bahwa tidak selalu dan tidak semua bayi bisa menikmati pijatan pada kulitnya.

Itulah mengapa membaca isyarat bayi adalah aspek terpenting dalam memijat. Ya, meski kamu terlihat kecil dan di usia yang masih sangat muda, si kecil bisa memberi sinyal untuk memberi tahu dia apakah dia menikmati pijatan atau tidak, lho. Bayi akan memberi tahu Ibu kapan harus mengakhiri pijatan dan area mana yang dia suka atau tidak suka pijat. Beberapa tanda bahwa si kecil menyukai pijatan dan menikmati ikatan dengan Ibu antara lain:

  • Matanya terbuka lebar dan sepertinya fokus pada Mums.
  • Bibirnya ditekan dengan lembut seolah dia mengatakan "ooh"
  • Menggenggam atau memegang Ibu atau benda di sekitarnya.
  • Lakukan aktivitas tangan ke mulut, sering kali disertai dengan gerakan rooting dan engah. Si kecil juga bisa menyedot satu jari.
  • Tersenyum.
  • Arahkan mata, kepala, atau tubuhnya ke arah Ibu yang sedang berbicara, bernyanyi, atau di depannya.

Sementara itu, ada beberapa tanda si kecil tidak suka dipijat saat menunjukkan tanda-tanda berikut:

  • Menangis atau menjadi rewel.
  • Cegukan.
  • Meludah atau tersedak.
  • Terlihat gelisah atau tubuhnya meronta.
  • Tertidur
  • Berpalinglah dari para Ibu di depannya.

Oleh karena itu, ada beberapa kriteria waktu yang tepat agar pijat dapat dinikmati oleh Bunda dan Si Kecil, yaitu:

  • Tunggu hingga tali pusar memiliki puput (kendor).
  • Setelah si kecil bangun.
  • Saat mengganti popok.
  • Sekitar 15-20 menit setelah menyusui / menyusui.
  • Setelah baby shower.
  • Sebelum si kecil tidur di malam hari.

Yang penting diingat, pijat bayi adalah salah satu cara untuk membantu orang tua mempelajari isyarat bayi. Karena pada saat sesi pijat terjadi interaksi empat mata antara orang tua dan bayi. Inilah yang membantu Bunda fokus pada si kecil dan hanya berkonsentrasi pada bayi, sehingga mereka dapat menyesuaikan isyaratnya.

Dengan menjadikan pijatan sebagai rutinitas, Bunda dilatih untuk bisa membaca isyarat bayi, memungkinkan Bunda cepat tanggap terhadap kebutuhan bayi dan menjadi orang tua yang tanggap. Semoga beruntung ya!

Baca juga: Bunda, Waspadai Varises Vagina Saat Hamil!

Sumber:

Baby Center. Memijat Bayi.

NCT. Tips Pijat Bayi.

Healthline. Panduan untuk Pijat Bayi.

Percayai Tracey. Isyarat Keterlibatan Bayi Baru Lahir.

Minggu. Haruskah Anda Memijat Bayi Anda?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to top